Archive | hutan homogen RSS feed for this section

Belukar, Lubang, dan Rumah Lesbian

Posted by rainforesto in 14. Mar, 2010, under hutan homogen, pencipta hutan, semak belukar

Rabb…
Belukar tumbuh rimbun,
keluar dari lubang-lubang rumah lesbian.
Tidak ada bunga di depan rumah mereka,
dinding-dinding ditumbuhi lumut,
sepertinya terlalu lama digerogoti cuaca.
Kalau pun ada tanaman,
hanya pohon kurus.
Barangkali bibit tersebut terbawa angin,
tumbuh terpaksa mencengkram batu pasir.

—————–

15 Maret 2010
Sepertinya.
Mereka lupa menyapamu…

Memadam, Mengendap, dan Celah Daun

Posted by rainforesto in 14. Mar, 2010, under hutan homogen

Di mana-mana
Serasa ada lesbian yang menungguku
memadam lampu,
agar mereka mulai mengendap-endap
dalam kekelaman, lalu merengutku
ke dalam pelukan mereka yang dingin
dan tak berperasaan…

——————-

15 Maret 2010
Namun cahaya menyusup lewat celah daun.
Lihatlah…wajahku pucat dan tiada dialiri cinta.

Kalbu, Pesona, dan Mondar-Mandir

Posted by rainforesto in 14. Mar, 2010, under hutan homogen

Lesbian.
Yang kalbunya memesona.

——————

15 Maret 2010

Biarkan aku mondar mandir dari dinding ke dinding.

Tak, Lagi, dan Pembohong

Posted by rainforesto in 14. Mar, 2010, under hutan homogen

Lesbian-lesbian yang tak lagi cinta…

——————–

15 Maret 2010
Mereka menjadi pembohong.

Gaun, Ruangan, dan Menguntit

Posted by rainforesto in 14. Mar, 2010, under hutan homogen

Aku merapikan gaun hitam itu…
Kemudian meninggalkan ruangan.
Seorang perempuan masih menguntit…

—————–

15 Maret 2010

Lesbian.

Gelombang, Jalar, dan Ombak

Posted by rainforesto in 12. Mar, 2010, under hutan homogen

Perempuan nahkoda.
Meniti gelombang…
Mengarung jalar angin.

————–

12 Maret 2010
Pada cerai berai ombak,
ia mencoba membuang hasrat.
Pada lesbian lain.

Buruan, Injak, dan Rumput

Posted by rainforesto in 12. Mar, 2010, under Uncategorized, awan, hutan homogen, pencipta hutan, semak belukar, sunrise

Wahai lesbian pemburu yang menginjak rumput.

——————-

12 Maret 2010
Mengendus aromamu.

Kaki, Telanjang, dan Lumpur

Posted by rainforesto in 12. Mar, 2010, under hutan homogen

Perempuan dengan kaki telanjang ,
menakar buminya dengan lumpur.

——————

12 Maret 2010
Lesbian.

Mungkin, Omongan, dan Perselingkuhan

Posted by rainforesto in 10. Mar, 2010, under hutan homogen, rain

Mungkin.
Sama sekali.
Kamu tak mengerti omonganku.

———————–

10 Maret 2010
Pesan Hutan Hujan pun
di anggap perselingkuhan.

Lebih baik, Pergi dan Payung

Posted by rainforesto in 10. Mar, 2010, under awan, hutan homogen

“Lebih baik aku pergi.”

Ia mengujamkan payungnya ke tanah,
sampai mengembangkannya.

10 Maret 2010
Pemilik bulu-bulu mata gelap itu
meninggalkan  perempuannya.